Puisi Islami

Bagi seorang muslim sudah selayaknya berprilaku sesuai aturan Islam, dan bagi muslim yang suka dengan Puisi membaca Puisi Puisi yang bertemakan islami pastilah lebih mengasyikan selain itu kita bisa mengambil makna dan manfaat dari isi kandungan puisi islami karena sudah pada umumnya puisi puisi yang Islami berpangaruh positif pada kita teruatama kalo bisa menggali maknanya kita bisa lebih bisa mendekatkan diri kepada Alloh SWT.dan Web kata mutiara pada postingan kali ini mau menyajikan beberapa Puisi Islami untuk para pembaca, mudah-mudahan saja setelah membaca bacaan puisi dibawah kita bisa memetik kebaikan dan bisa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua. Amiin. berikut adalah beberapa Puisi Islami yang terangkai dari kata kata indah dan sangat penuh makna :

 

Taubatlah

ketika rumput masih tumbuh di tanah
dan air masih mampu memadamkan api
serta bumi masih berotasi
masih ada waktu yang belum berhenti
belum mati
.
aku masih merasa bangga akan dunia yang sementara
langit biru terang masih dapat kulihat
deru ombak laut Cina Selatan masih bisa ku dengar
.
mengapa kaki masih sanggup melangkah
masih sanggup berjalan salah
astaghfirullah,
ampuni aku ya allah
.
jika waktu hidupkan berhenti
apakah kan sadar
duniaku akan mati
mata tak mampu melihat
mulut tak mampu berucap
telinga hanya mendengar seruan tangis merintih sakit dan takut
.
orang orang menangis
merintih
bertatap
memohon
berharap
tak sabar
hilang jalan
apa yang harus kulakukan?
mulut kan dikunci dan tiap helai rambut menjadi saksi
.
parah
tak ada waktu tuk bertaubat
terlambat sudah
.
Diri akan ditanaya
tak mampu menjawab
akankah ku disiksa?
Panas, Panas, Panas, Panasnya, Panas
lailahaillallah
.
Ingatlah pemudi pemuda
pintu taubat masih terbuka
waktu belum berhenti
belum mati
bumi masih berotasi
air masih mampu memadamkan api
dan rumput masih bisa tumbuh ditanah
subhanallah

 

Doa CINTA

Ya Allah..

Terima kasih telah Engkau ciptakan cinta yang begitu indah di dunia ini.

Cinta yang mampu memberikan warna yang berbeda dalam hidup hamba.

Cinta yang mampu menuntun hamba melangkah tegar di jalan-MU…

Ya Allah..

Aku ingin mencintainya.

Aku ingin mencintainya sebagai wujud syukur hamba kepada-Mu.

Aku ingin mencintainya agar hamba semakin tegar di jalan-Mu.

Ya Allah..

Jangan Engkau palingkan wajahmu dariku hanya karena aku mencintai hambamu.

Dan jangan pula Engkau ambil kasih dan sayang-Mu kepada hamba.

Ya Allah…

Kuatkan hati hamba jika cinta itu meninggalkan hamba.

Berikan bahu-Mu untuk hamba bersandar.

Sentuh hati hamba agar tetap hamba rasakan indahnya cinta.

Dan jangan Engkau tutup mata hamba dari keindahan cinta yang Engkau ciptakan untuk hamba.

Ya Allah…

Jika dia adalah untukku, pertemukan kami di jalan yang Engkau ridhai.

Jadikan kami pasangan yang menempati istana-Mu di taman Firdaus.

Dan lantunkan syair surga yang indah dalam hati kami agar kami selalu bahagia dalam menjalani cinta ini.

Ya Allah…

Jika dia bukanlah untukku, berikan hamba-Mu satu cahaya pengganti lentera hati yang redup.

Agar hamba tak tersesat.

Dan agar hamba tak tersesat dalam tipu daya syaitan…

Ya Allah…

Jika Engkau pisahkan kami, jagalah dia, karena hamba tak mampu menjaganya.

Utuslah malaikat-Mu untuk senantiasa menghembuskan wangi bunga Darussalam.

Dan berikan ia seorang pangeran yang akan menjaganya dalam terang dan gelap hidupnya

 

HIDUP DAN MATI Karya : Aby Al Kahfie.

ALLAHU ROBBIY

SAAT ITU……
Saat Yang Telah Berlalu
Merambah Ramai Indah Dunia
Menyusur Sunyi Relung Hati
Dan Aku Pun Masih DAlam Pencarianku

ALLAHU ROBBIYY

SAAT INI…….
Saat Yang Sedang Berlangsung
Bertanya Hati Dalam Keraguan
Akankah Diri Masih Dalam Berpijak Kaki
Esok cerah Yang Masih Ku Nanti

ALLAHU ROBBIYY

SAAT NANTI…….
Saat Yang Akan Datang
Beribu Ragu Resah Mendayu
Berjuta Tanya Mulai Terasa
Akankah Hidup Masih Menyapa Akan Hadirku

ALLAHU ROBBIYY

Bilakah Saat Itu akan Datang……
Masikah Jiwa Ini Akan Menikmat Kecapan Lembut Halusmu
Dalam Hidupku Menanti Kematian
Tak Tau Kapan Ajal Menjelang

ALLHU ROBBIYY

Ketika Hidup Menanti Mati Dan Ketika Mati Menjelang Menyapa Hidup
Satu Pinta Menyata Harap
Jadikanlah Diri Ini Dalam NaunganMU
Ketika Ku Harus Menjalaninya.

WAHAI AKU……
HIDUPLah DALAM KEHIDUPANMU
DENGAN MENGINDAHKAN HIDUPMU
KARNA AJAL KAN MENJELANG DARI KEHIDUPAN
TAK SADAR RASA DIA MENJEMPUT
TAK PANDANG WAKTU DIA MENYAPA

WAHAI AKU……
KEMATIAN MEMBAYANGI HIDUPMU
TAK BOSAN DIA SELALU MENGINTAI
MEMINTA MATI UNTUK HIDUPMU
MENUNTUT AJAL DALAM NAFASMU

WAHAI AKU…….
BILAKAH KAU AKAN MATI
SADARLAH DIRI AKAN HIDUPMU
MENUAI RIDHO BERTABUR RAHMAT
AJAL MENJELANG BERTANYA BEKAL

WAHAI AKU…….
BILAKAH KAU SADAR DALAM HIDUPMU
HIDUP DUNIAMU SEMENTARA WAKTU TERBATAS
AKHIRAT MENANTI KEKAL SELAMANYA
MENGECAP NIKMAT TIADA TARA

WAHAI AKU……
DI SANA KAU AKAN MEMUASKAN KEKEKALANMU
TAK TERBATAS WAKTU RUANG PUN TIDAK
DI AKHIRAT KAU AKAN MERASA KEKAL BAHAGIA
TAPI TIDAK UNTUK DUNIAMU

Cinta

Ya Aziz……….
Jika Cinta Adalah Ketertawanan
Tawanlah Aku Dengan Cinta Kepada-Mu
Agar Tidak Ada Lagi Yang Dapat
Menawanku Selain Engkau

Ya Rohim……….
Jika Cinta Adalah Pengorbanan
Tumbuhkan Niat Dari Semua Pengorbananku
Semata-mata Tulus Untuk-Mu
Agar Aku Ikhlas Menerima Apapun Keputusan-Mu

Ya Robbii……….
Jika Rindu Adalah Rasa Sakit
Yang Tidak Menemukan Muaranya
Penuhilah Rasa Sakitku
Dengan Rindu Kepada-Mu
Dan Jadikan Kematianku Sebagai
Muara Pertemuanku Dengan-Mu
Ya Robbii……….
Jika Sayang Adalah Sesuatu Yang Mempesona
Ikatlah Aku Dengan Pesona-Mu
Agar Damai Senantiasa Kurasakan
Saat Terucap Syukurku Atas Nikmat Dari-Mu

Ya Alloh……….
Jika Kasih Adalah Kebahagiaan
Yang Tiada Bertepi
Tumbuhkan Kebahagiaan Dalam Hidupku
Di saat Kupersembahkan Sesuatu Untuk-Mu

cukuplah Allah

Ya Alloh……….
Hatiku Hanya Cukup Untuk Satu Cinta
Jika Aku Tak Dapat Mengisinya Dengan Cinta Kepada-Mu
Kemanakah Wajahku Hendak Kusembunyikan Dari-Mu

Ya Ar-Rahman………
Dunia yang Engkau Bentangkan Begitu Luas
Bagai Belantara Yang Tak Dapat Kutembus
Di Malam Yang Gelap Gulita
Agar Tidak Tersesat Dalam Menapakinya

Ya Ar-Rahhim…….
Berikan Alas Kaki Buat Hamba Agar Jalan Yg Kutapaki Terasa Nikmat
Meski Penuh Dengan Bebatuan Runcing & Duri Yang Tajam
Hamba Sedar Semua Ini Milikmu Dan Suatu Saat
Jika Kau Kehendaki Semuanya Akan Kembali Jua Kepada-Mu

Hamba pasrahkan kehidupan hamba kepada-Mu




Bookmark the permalink.