Puisi Bijak

March 5, 2014 by ade rahman | Filed under Puisi.

Ini dia Puisi Bijak, disetiap paragrapnya terkandung makna tentang sesuatu yang bijak, puisi bijak ini lumaya buth jiwa sastra yang tinggi untuk memaknainya karena kata kata bijak yang terdapat dalam puisi ini sangat puitis tersimpan sebuah makna misterius dari setiap kalimatnya, kebetulan admin pribadi lagi belajar hidup bijak dengan , bisa dibilang gampang sih hidup bijak itu tapi bisa juga susah, gampang ketika kita bisa mengendalikan emosi dan ego kita, susah kalo kita lagi dalam keadaan ego dan emosi tak mampu kita kendalikan, dan web kata mutiara pada halaman ini menyajikan puisi bijak sangat bermakna yang teruntai dari kata bijak yang indah silahkan selamat membaca

 

Puisi Bijak Penuh Makna

Tak sedikit mereka yang memakan nasi itu kelaparan.
Tak sedikit mereka yang berjalan seharian itu mati.
Ada pencari ilmu berhenti menggali sumur.
Tak jarang penggali kubur menemukan makan disetiap cangkulan tanah.
Kekuasaan adalah kehancuran yang tertitipkan.
Ketertindasan adalah bahagia yang terselipkan.
Aku berharap kepandaian dan kebodohan lahir tanpa nama.

Pernahkah aku menyampaikan ini?
Di suatu sore ba’da Maghrib sebelum 12 Rabiul Awal
Gemuruh itu selalu terdengar ke penjuru kamar
Satu desa menyanyikan sastra itu
Satu windu yang terlewat 2 tahun
Seusia itu aku mendengar indah suara tahanan suci.

Begitu banyak yang ingin aku tuliskan
Begitu banyak yang ingin aku ceritakan
Begitu banyak yang ingin aku kabarkan
Begitu banyak yang ingin aku berikan
Di sini,
Terlalu banyak kisah untuk mu
Terlalu banyak airmata mencapainya
Terlalu banyak nafas dihabiskan
Terlalu dan sungguh terlalu
dengan banyaknya yang dipandang mata
“Kapan kau akan menulisnya?”

Terlamun aku dalam untaian syi’ir tengah kabut
Iringan tabuhan hadrah dari serambi menggema
Aku tenggelam dalam khouf dan roja mencari tawakkal
Burdah-burdah lahir dari suara tahanan suci
Sholawat untuk nabi
Sapa salam kami dalam syafa’atmu nanti.