Kata Bijak Ir. Soekarno

January 11, 2014 by ade rahman | Filed under Uncategorized.

Kata Bijak Ir. Soekarno, Sudahkah diri kita bijak terhadap negeri ini dengan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat untuk Nusa dan Bangsa?, kalo berbicara tentang Kemerdekaan tak bisa lepas dari para pahlawan dan tokoh-tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, dan salah satu yang sangat berperan penting dalam Kemerdekaan RI adalah Bpk. Ir. Soekarno, Presiden pertama negeri ini, dia adalah yang membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia dan begitu sangat banyak dan sangat besar sekali Jasanya terhadap negeri ini, jadi kita sudah seharusnya berterima kasih kepada Bpk. Ir. Soekarno dan pahlawan pahlawan lainnya dengan jalan medo’akannya juga menjaga dan membuat bangsa ini lebih baik. di hari Sabtu, tanggal 16 Juni 2013 ini web kata mutiara menyajikan kata bijak Ir. Soekarno untuk para pembaca, kata kata ini bisa menjadi infirasi supaya kita bisa lebih bijak lagi dalam kehidupan dan juga bijak terhadap Nusa dan Bangsa. berikut adalah beberapa Kata Kata Bijak Ir. Soekarno selamat membaca semoga bermanfaat.

Laki-laki dan perempuan bagaikan dua sayap
dari seekor burung. jika dua sayap sama kuatnya,
maka terbanglah burung itu sampai ke puncak
yang setinggi-tingginya. jika salah satu sayapnya patah,
maka burung tersebut tidak akan pernah
dapat terbang sama sekali ( Ir. Soekarno)

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa
kekuasaan seseorang presiden sekalipun ada batasnya.
karena kekuasaan yang langgeng hanya
kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya
adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa ( Ir. Soekarno)

Apabila didalam diri seseorang masih ada
rasa malu dan takut untuk berbuat sesuatu kebaikan,
maka jaminan bagi orang tersebut
adalah tidak akan bertemunya ia dengan
kemajuan selangkah pun ( Ir. Soekarno)

Apakah kelemahan kita adalah kurang
percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita
menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan
kurang mempercayai satu sama lain, padahal
kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong? ( Ir. Soekarno)

Janganlah melihat ke masa depan dengan
mata buta. Masa yang lampau sangat
berguna sebagai kaca benggala daripada masa
yang akan datang ( Ir. Soekarno)

Jangan Mengira kita semua adalah cukup
berjasa dengan segitiga warna.Selama masih
ada ratap tangis di gubuk-gubuk, pekerjaan
kita belum selesai. Berjuanglah terus dengan
mengucurkan sebanyak-banyaknya keringat (Ir. Soekarno)
Aku lebih suka lukisan Samudra yang
gelombangnya memukul dan menggebu-gebu
daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram `Ir. Soekarno`

Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai ! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat. (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG
MENGHORMATI JASA PAHLAWANNYA (Ir. Soekarno)

BANGUNLAH SUATU DUNIA DIMANA SEMUANYA
BANGSA HIDUP DALAM DAMAI DAN PERSAUDARAAN (Ir. Soekarno)

Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan
kucabut Semeru dari akarnya, Berikan aku satu pemuda, niscaya akan kuguncang dunia ( Ir. Soekarno)

kata bijak mutiara Ir. soekarno
Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. ( Ir. Soekarno)

PERJUANGANKU LEBIH MUDAH KARENA MENGUSIR PENJAJAH,
TETAPI PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA
MELAWAN BANGSAMU SENDIRI ( Ir. Soekarno)

Kita bangsa Besar, kita bKn Bangsa tempe. Kita tdk akan mengemis, kita tdk akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu ! Lebih baik mkn gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bestik tetapi budak. “Pidato HUT Proklamasi, 1963″ ( Ir. Soekarno)

Aku lebih suka lukisan Samudra yang
gelombangnya memukul dan menggebu-gebu
daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram `Ir. Soekarno`

Apabila didalam diri seseorang masih ada
rasa malu dan takut untuk berbuat sesuatu kebaikan,
maka jaminan bagi orang tersebut
adalah tidak akan bertemunya ia dengan
kemajuan selangkah pun ( Ir. Soekarno)

Apakah kelemahan kita adalah kurang
percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita
menjadi bangsa penjiplak luar negeri dan
kurang mempercayai satu sama lain, padahal
kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong? ( Ir. Soekarno)

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG
MENGHORMATI JASA PAHLAWANNYA

BANGUNLAH SUATU DUNIA DIMANA SEMUANYA
BANGSA HIDUP DALAM DAMAI DAN PERSAUDARAAN (Ir. Soekarno)

Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan
kucabut Semeru dari akarnya, Berikan aku satu pemuda, niscaya akan kuguncang dunia ( Ir. Soekarno)

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961 ( Ir. Soekarno)