Kata Bijak Gus Dur

Kata Bijak Gus Dur, Alm. Gus Dur yang nama aslinya Kiai Haji Abdurrahman Wahid, beliau lahir tanggal 7 September 1940 di Jombang, Gusdur adalah Mantan Presiden Republik Indonesia pada tahun 1999 – 2001, meski Gusdur adalah sosok tokoh yang terkadang mengeluarkan Statement yang pro kontra  , kita patut kita angkat topi atas berbagai prestasi yang dicapainya dan juga kita sepantasnya berterimakasih karena Gusdur Memiliki jasa terhadap Negara maupun terhadap Umat Muslim di Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari Banyak sekali kata kata Ucapan gusdur yang sangat bijak maknanya, nah web kata mutiara kali ini mau menyajikan kata kata bijak Gus Dur yakni kata kata yang sangat bijak yang diucapkan gusdur dan didengar murid ataupun orang yang pernah bertemu dengannya kemudian masih teringat sampai sekarang. kata kata ini admin ambil dari berbagai sumber diinternet yang tentunya yang bisa dipercaya. baiklah berikut ini beberapa Kata Bijak Gusdur selamat membaca dan semoga menjad inspirasi langkah kita untuk lebih bijak.

“Tuhan menghormati kemanusiaan”

“Guru intelektualitas saya adalah spiritualitas; dan guru spiritualitas saya adalah intelektualitas.”

“Indonesia itu butuh pemimpin yang bisa dipercaya”

“yg lebih penting dari politik adalah kemanusiaan”

“ Perdamaian itu ada dikalangan orang-orang yang percaya adanya Tuhan”

“Islam itu tidak perlu dikerek jadi bendera”

“Agama Jangan jauh dari kemanusiaan”

“Dalam hidup nyata,dan dalam perjuangan yg tak mudah,kita bukan tokoh dalam dongeng dan mitos, yang gagah berani dan penuh sifat kepahlawanan. kita yang bukan tokoh mitos, yang punya anak istri dan keluarga, mengenal rasa takut. Tapi bahwa meskipun takut kita jalan terus dan berani melompati pagar batas ketakutan tadi,mungkin disitu harga kita ditetapkan.”

“Mari kita wujudkan peradaban dimana manusia saling menyintai, saling mengerti, dan saling menghidupi. Karena “persaudaraan kemanusiaan merupakan puncak dari persaudaraan yang akan memperkokoh persatuan kebangsaan dan persaudaraan keislaman”

“Jangan takut dan khawatir, tenang-tenang saja. Gitu aja kok repot.”

“Sabar itu ga ada batasnnya, kalo ada batasnya berarti tidak sabar”

”betapa banyak hal-hal tragis/menyedihkan terjadi karena kita tidak dapat membedakan antara
mengetahui dan mengerti akan perjalanan hidup.”

“Menurut berbagai agama, kepercayaan dan keyakinan, suatu Jalan Keselamatan tidak mungkin bisa dicapai atau dilewati kecuali dengan bergerak dan berusaha secara aktif menuju kebahagiaan yang di janjikan Tuhan”

 




Bookmark the permalink.